Kumpulan Tips Cerdas Saat Membeli Kue Kering Lebaran yang Harus Bunda Ketahui

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa kue kering merupakan salah satu jenis hidangan yang selalu ada saat Hari Raya Idul Fitri tiba. Ada berbagai macam jenis kue kering yang selalu tersedia seperti kue nastar, kue keju, kue semprong, dan masih banyak lagi. Selain memiliki cita rasa yang lezat, kue kering juga lebih awet ketimbang jenis kue basah. Itu sebabnya, mengapa jenis kue kering ini selalu menjadi pilihan utama masyarakat untuk dijadikan hidangan saat lebaran tiba. Sebagian masyarakat ada yang
membuat kue kering sendiri, dan sedikit juga dari mereka yang embelinya di toko-toko kue.

Nah, bagi bunda yang hendak membelinya, berikut di bawah ini ada beberapa tips cerdas saat membeli kue kering
lebaran
yang harus diketahui :

  1. Tentukan Dulu Jenis kue Kering yang Akan Bunda Beli
    Sebelum memutuskan untuk membeli kue kering di toko maupun di grosir, bunda harus menentukan
    dulu jenis kue yang hendak dibeli. Dalam hal ini, sangat disarankan bagi bunda untuk membawa catatan.
    Ya, hal itu bertujuan agar tidak ada kue yang terlupa, serta agar terhindar dari rasa dan komposisinya
    yang belum jelas. Tak hanya itu saja, manfaat dari catatan ini juga agar bunda mengetahui berapa
    anggaran yang harus dipersiapkan.
  2. Pilihlah Kue Kering yang Harganya Sesuai Dengan Isi Dompet Bunda
    Apabila bunda sudah mengetahui berapa anggaran yang harus dikeluarkan, maka pilihlah kue kering
    yang harganya sesuai dengan isi dompet. Ya, kue kering yang ada di pasaran itu tentunya memiliki harga
    yang berbeda-beda, yang tergantung dari kualitas dan kuantitas. Kue kering yang berkualitas dan
    memiliki citarasa lezat, biasanya akan didbanderol dengan kisaran harga Rp 80 ribu sampai Rp 150 ribu
    per kilogramnya. Sedangkan untuk kue dengan kualitas standard, biasanya dipatok dengan harga kisaran
    Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribuan.
  3. Cermati Tanggal Kadaluarsanya
    Tips cerdas berikutnya yang harus bunda ketahui saat membeli kue kering dipasaran, yakni cermati
    tanggal kadaluarsanya. Mengapa harus demikian? Pasalnya, kue yang sudah kadaluarsa ini tentunya
    akan mengurangi tekstur, aroma, dan rasa kuenya. Memang tidak semua produk kue kering tersebut
    memiliki tanggal kadaluarsa. Namun, bunda bisa melihat pada tanggal produksinya. Menurut informasi
    yang didapat, kue kering pada umumnya itu mampu bertahan hingga 2 bulan. Maka dari itu, bunda
    harus membeli kue kering yang tanggal produksinya masih baru.
  4. Coba Cicipi Dulu Kue Keringnya
    Jika bunda sama sekali tidak menemukan tanggal kadaluarsa dan tanggal produksinya, maka lakukan
    tester terlebih dahulu sebelum membelinya. Biasanya, toko maupun grosir kue memang sudah menyediakan tester yang bisa dicoba oleh konsumen secara gratis. Apabila bunda belanjanya pas di
    bulan Ramadhan, maka ajaklah teman atau kerabat yang kebetulan tidak berpuasa untuk mencicipi rasa
    kuenya. Jika menurutnya enak, maka bunda wajib membeli kue kering tersebut.
  5. Pastikan Bahwa Wadah Kuenya Tertutup Rapat
    Apabila wadah kue kering tersebut terbuka, maka bisa dipastikan bahwa tekstur kuenya akan melempem dan rasanya pun kurang enak. Oleh karena itu, bunda harus memasikan bahwa wadah
    kuenya benar-benar tertutup rapat.
    Itulah beberapa tips cerdas dalam membeli kue kering lebaran yang bisa anda coba. Dengan demikian,
    bunda pun akan mendapatkan kue kering yang sesuai harapan.

Sumber gambar:
blue–sugar.blogspot.com

Follow My Social Media

12 Comments

  1. Juli Dwi Susanti

    Yes kue kering adalah makanan yang paling diburu di Ramadhan sooo, jangan ketinggalan buat yang satu ini

    Reply
    1. Author

      Terutama juga untuk menyiapkan tamu lebaran, Miss. Makasih udah mampir

      Reply
  2. Dwi

    Aku sendiri kurang suka kur kering tp kayanya harus ada ya klo lebaran itu sebagau suguhan untuk tamu. Tipsnya bagus.

    Reply
  3. Qoty Intan Zulnida

    Saya jarang banget nih beli kue kering pas lebaran.

    Karena saya gak ada di rumah, gak ada juga tamu yang datang. Hihihiii

    Lebaran di rumah mertua maupun irangtua udah punya banyak majanant. Hehe

    Btw, thanks tipsnya, mbak

    Reply
  4. hani

    Kue kering saya kue kering ratu (alias oRA TUku, engga beli, dikasih…hehe). Harap-harap aja yang ngasih enak-enak. Aku paling suka kue Lidah Kucing. Hmmm…kalau engga inget-inget, bisa dihabisin sendiri. Wkwkwk…

    Reply
  5. Megha

    Nah penting yah buat liat tanggal kadaluarsa..tapi yang jarang dilakukan ya nyobain testernga mbak. Kadang aku beli kue kering karna liat bentuknya yang lucu bukan karna rasa hahaha jangan ditiru yah

    Reply
  6. lisa lestari

    Saya jarang banget beli kue kering saat lebaran. Kalau kepingin banget baru beli. Itu pun kepada yang sudah ketahuan enak bikin kuenya. Tipsnya betul banget. Makasih tipsnya mbak

    Reply
  7. Eva

    Lebaran tanpa kue kering rasanya hampa…tx atas infonya

    Reply
  8. Bety Kristianto

    Nah salah satu pr pas beli kuker ini adalah soal rasa. Soalnya kalo beli di supermarket jarang yang ada testernya. Makanya aku biasa order di temen aja, meski harus PO. Hehe.. eniwe tipsnya ok, kakak!

    Reply
  9. Damar Aisyah

    Kalau di rumah sih Nastar yang wajib. Karena yang lainnya nggak terlalu diminati. Biasanya setiap berkunjung pun kami selalu mencoba nastarnya. Sekedar untuk merasakan varian atau rasa adonan yang berbeda. Kalau di sini aku biasa dapat yg standart harga 75-an. Gak tahu kalau lebaran ini bakalan naik lagi.

    Reply
  10. Dian Cahyadi

    Jadi pengen nastar lumer kalo liat kue kering ini. Identik dengan hati raya sekali setahun. Makasi ya Mba tipsnya.

    Reply
  11. Erny Kusumawaty

    Ga rasa yaa hmpir lebaran lagi. Udah mulai mikir nih mau beli kue lebaran yang kek gimana. Setidaknya yips dari mba bs jdi bahan referensi. Makasih ya infonya mb

    Reply

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.