Resep Opor Ayam Hidangan Legendaris Saat Lebaran

“Mbak, lebaran nanti bikin opor ayam?”
“Memang harus ada menu opor ayam, ya, saat lebaran?”
Tanya temen kerjaku tadi pagi. Memang, sih, muslim di Bali sudah banyak, tapi kadang saja mereka belum mengerti sepenuhnya tentang agama islam. Jadi aku harus berhati-hati menjawabnya, agar mereka lebih paham.

Cerita di Balik Ketupat dan Opor Ayam yang Melegenda

Pertama kali sajian ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga ketika menyebarkan agama islam di jawa tengah. Lewat budaya lokal disana yang memiliki kebiasaan menggantung ketupat di depan rumah sebagai jimat keberuntungan. Nah, untuk menghilangkan unsur mistisnya tersebut, Sunan Kalijaga mengubahnya dengan menjadikan ketupat sebagai sajian bernuansa islami.

Menurut KBBI, ketupat berarti makanan terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman pucuk daun kelapa kemudian direbus, berbentuk kantong segi empat.

Dalam tradisi jawa ketupat alias kupat ini mempunyai makna simbolis yang berarti mengaku salah atau akronim dari Ngaku lepat yakni mengaku salah. Sedangkan opor ayam sebagai hidangan pendamping ketupat, juga memiliki makna yang dapat mengarah pada namanya dalam bahasa jawa yaitu Santen yang dianalogikan dengan Pangapunten yaitu meminta maaf

Nah, sudah tahu, kan, makna di balik hidangan lebaran si ketupat opor ayam ini? Sekarang simak resep opor ayam, yuk:

Bahan:
Satu ekor ayam500 ml air
2 batang serai
200 ml santan
2 lembar daun salam
2 sendok makan minyak goreng
Gula secukupnya
Garam secukupnya

Bumbu halus:
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
1 ruas jari lengkuas
1 butir kemiri, sangrai

Bahan pelengkap:
Bawang goreng

Cara memasak
1. Potong ayam menjadi 10 bagian, atau sesuai selera. Kemudian cuci bersih
2. Rebus sebentar, lalu buang airnya.
3. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang
4. Masukkan daun salam, serai, aduk rata.
5. Masukkan ayam dan air rebus hingga empuk.
6. Tambahkan santan, aduk jangan sampai santan pecah.
7. Masak hingga mendidih dan matang.
8. Opor ayam siap dihidangkan dengan taburan bawang goreng di atasnya.

Yihai, selamat mencoba, Mak. Semoga ibadah puasanya lancar, yaaa

Salam hangat penuh cinta dariku yang manis ini ^_^

#Day5
#BloggerPerempuan
#30KebaikanBPN

Sumber gambar: merahputih.com

Follow My Social Media

1 Comment

  1. Ika Riyanti

    Halo Mbak.. liat gambar opornya jadi pengen deh. Saya suka masak ini di rmh walaupun gak lebaran. Rasanya ga ngebosenin klo buat saya sekeluarga sih hehehe..

    Reply

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.